Rabu, 10 Agustus 2011

Wisata Kuliner#1 D Cost Cibubur : Diskon Umur





other info :
JADWAL PROMO DISKON SESUAI UMUR
(SETIAP HARI SELASA)
FEBRUARI D'Cost Kemang
D'Cost Gajah Mada Plaza
D'Cost Plaza Senapelan, Pekan Baru
MARET D'Cost Daan Mogot
D'Cost ITC Depok
D'Cost Solo Square
APRIL D'Cost Mall Ciputra
D'Cost Rawamangun Square
D'Cost Royal Plaza Surabaya
MAY D'Cost Sunter
D'Cost Permata Hijau
D'Cost Graha FamilySurabaya
JUNI D'Cost Mall Cinere
D'Cost Seasson City
D'Cost Braga Bandung
JULY D'Cost Cikokol
D'Cost Cibubur
D'Cost Banjarmasin
AUGUST D'Cost Pantai Indah Kapuk
D'Cost WTC Mangga 2
D'Cost Renon Denpasar
PROGRAM UP TO YOU
D'COST PLAZA BLOK M Setiap Hari Kamis
10-02-2011
17-02-2011
24-02-2011
D'COST LA PIAZZA Setiap Hari Rabu
09-02-2011
16-02-2011
23-02-2011
D'COST ITC Mangga 2 Setiap Hari Rabu
13-04-2011
20-04-2011
27-04-2011


Kapan ? Tanggal 19 Juli 2011
Dimana? Dcost Cibubur
Kenapa ke sana? Ada diskon umur, bro, sis...pas ajak mama, diskon mam nya jadi 54% !!!
Mam apa aja ?
Lumayan banyak yang dipesen...bingung juga soalnya, banyak banget pilihannya.

NASI PUTIH
1.000
Sekenyangnya
LALAP 1.000 Porsi
. . .
PETE BAKAR 2.800 Porsi
TERONG BAKAR 2.800 Porsi
TAHU / TEMPE (BAKAR/GORENG) - isi 3 2.800 Porsi
SAMBAL TERASI / SAMBAL MANGGA 2.800 Porsi
. . .
TUMIS KANGKUNG 4.800 Porsi
TAUGE IKAN ASIN 4.800 Porsi
BABY KAILAN SAUS TIRAM 4.800 Porsi
KERANG HIJAU SAUS TIRAM / SAUS PADANG 4.800 Porsi
. . .
NASI / BAKMI / BIHUN GORENG 6.800 Porsi
. . .
NASI / BAKMI / BIHUN GORENG SEAFOOD 9.800 Porsi
KERANG BAMBU SAUS TIRAM / SAUS PADANG 9.800 Porsi
TAHU KIPAS - isi 3 13.800 Porsi
. . .
CUMI GORENG TEPUNG / GORENG MENTEGA 13.800 Porsi
CUMI SAUS PADANG 13.800 Porsi
UDANG PACET BAKAR / SAUS PADANG - isi 4 21.800 Porsi
UDANG PACET LADA HITAM - isi 4 21.800 Porsi
UDANG PACET GORENG MENTEGA - isi 4 21.800 Porsi
UDANG MAYONAISE - isi 3 21.800 Porsi
. . .
IKAN PATIN BAKAR / TIM 26.800 Porsi
IKAN GURAME BAKAR / GORENG 26.800 Porsi
IKAN KUWE PUTIH BAKAR / GORENG 26.800 Porsi
IKAN KERAPU BAKAR 26.800 Porsi
IKAN KAKAP BAKAR 26.800 Porsi
. . .
IKAN BAWAL HITAM BAKAR 32.800 Porsi
KEPITING SAUS MENTEGA / SAUS PADANG 32.800 Porsi
KEPITING LADA HITAM (musiman) 32.800 Porsi
KEPITING SOKA CABE GARAM (musiman) 32.800 Porsi
KEPITING TELUR (musiman) 37.800 Porsi
. . .
IKAN BARONANG BAKAR / GORENG 42.800 Porsi
KEPITING JUMBO (musiman) 52.800 Porsi
. . .
THE TAWAR - per Orang 100 Semaunya
ES THE TAWAR - per Orang 250 Semaunya
THE MANIS 250 Gelas
ES THE MANIS 500 Gelas
AQUA BOTOL / THE BOTOL / SOFT DRINK 1.800 Botol
ES LEMON TEA 3.800 Gelas
JERUK NIPIS / PERAS (ES / HANGAT) 3.800 Gelas
JUS ALPUKAT / MELON / BELIMBING 4.800 Gelas
JUS JAMBU KLUTUK MERAH 4.800 Gelas
JUS SIRSAK (musiman) 4.800 Gelas
KELAPA JERUK 4.800 Gelas





Kamis, 23 Juni 2011

Tuhan? apa aku mati besok?

Tuhan, apakah besok aku mati?

Tuhan? Apakah aku mati di esok hari ?

Aku tahu dengan kuasaMu, itu mungkin sekali terjadi. Aku mati esok hari. Aku mati satu jam lagi, bahkan aku mungkin bisa mati sebelum menyelesaikan kalimat terakhirku ini. Kau telah menciptakan izrail dalam berbagai versi. Aku yakin, virus computer meniru sebagian kecil langkahMu dalam mencabut nyawa.

Izrail dalam bentuk instant, seperti kecelakaan, dapat mencabut nyawaku kapan saja. Kecelakaan lalu lintas saat ku hendak pergi ke depan rumah pun bisa. Atau, mungkin, sebuah pesawat boeing tiba tiba jatuh menimpaku saat ini, bisa saja. Apa ? apa yang tak mungkin buat Maha Kuasa sepertiMu? Mati tersedak ludahku sendiri pun amat sangat mungkin. Bahkan, aku yakin, sekuat apapun menghindar dari tatapan mata izrail yang mengintaiku, sejauh apapun aku berlari, sejauh apapun aku bersembunyi, jauh lebih hebat dari google map atau google earth, izrail mampu menyentuhku walau aku berada di dalam goa paling tersembunyi di bumi. Tetap saja aku mati.

Tuhan, apakah besok aku mati ?
Tuhan, Kau pasti tahu aku takut akan kematian walau itu adalah sebuah kepastian untukku.
Tapi aku takut, aku takut mati, Tuhan. Aku takut meninggalkan suamiku. Ibuku, aku masih ingin melihat tawa ayahku. Aku..aku masih ingin melihat anakku tumbuh. Aku ingin menemaninya.

Tuhan…Kau lebih tahu alasanku takut bertemu izrail.
Aku lahir sebagai orang awam. Aku penuh dosa. Mengaji pun aku masih kesulitan membedakannya. Aku bahkan hanya sekedar mengucap bacaan shalat, tanpa tahu maknanya. Bahkan aku lebih memahami budaya barat daripada mengenali sahabat sahabat Nabi…ya Tuhaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan………….jangan ambil nyawaku dalam waktu dekat.
Tuhan, tapi Kau tahu, aku bisa mati kapan saja waktuku tertulis untuk mati.
Entahlah, kapan itu terjadi. Tapi ijinkan aku berdoa.

Ijinkan aku berharap, seperti ini adalah terakhir kali ku berharap.

Ijinkan aku meyakini, bahwa dalam doaku Kau mendengar doa terakhir hambaMu yang rendah ini.

Ijinkan aku, aku bersungguh-sungguh Tuhanku….bahagiakanlah ayah ibuku. Berilah suamiku kemudahan, jagalah anakku dan beri limpahan rahmat lahir batin bagi mereka.

Sehatkan raganya. Senangkan jiwanya. Teguhkan imannya.
Doa yang sama untukku. Berikanlah aku kesempatan lagi. Kesempatan menyerap udara, biarkan nafasku berhembus, jantungku berdetak…berikanlah aku menjadi hambaMu yang bermanfaat. Tuhan, maafkan aku telah menyia nyiakan waktu dengan berbicara yang tak penting saat menuntut ilmu. Maafkan aku telah menyia nyiakan semua karunia yang telah Kau berikan padaku.
Sesungguhnya aku adalah kecil, sangat kecil dibanding kuasaMu.

Maka tinggikanlah aku dengan petunjukMu. Seperti petunjuk yang Kau berikan melalui orang prang yang Kau pilih. Yang menegur salahku karena perduli, mengingatkan kembali ke arah kebaikan. Rahmatilah orang orang seperti beliau. Lindungilah keluarganya. Perbanyaklah, Tuhan. Perbanyaklah oreang orang yang menegurku kembali ke jalanMu, memberi petunjuk ke jalanMu.
Sesungguhnya aku adalah orang yang sakit. Orang yang sakit, karena takut akan sesuatu yang pasti seperti kematian. Aku sakit, karena aku takut bahkan untuk membayangkannya.

Tuhan, aku yakin, ketakutanku adalah atas kehendakMu. Aku tahu, ketakutanku karena Kau akan membuatku berani dengan caraMu. Tuhan, berikan aku keyakinan yang bertambah secara eksponensial, perpangkatan, bukan pertambahan.

Tuhan, doa selalu equal, berbanding lurus dengan keyakinan. Aku berdoa padaMu karena aku yakin Kau ada. Tambahkan keyakinanku, Tuhan. Hentikan logikaku mencari wujudMu dan bertanya tentang keadilanMu. Sesuatu yang tak layak untuk ditanyakan padaMU yang Maha Adil.

Tuhan, tolong hentikan otakku yang kadang menyalahkan kenapa aku tak dilahirkan satu bahasa dengan kitabMu. Tolong yakinkan aku otak para bayi diawali dari sama. Yakinkan aku, bahwa mempelajari bahasa bukanlah hal yang mustahil. Hentikan aku menjadi beo yang hanya bisa bicara tanpa mengerti maknanya. Bukan masalah Kau hanya bias mendengar doa dalam bahasa kitabMu, aku sangat yakin bahasa beragampun Kau ciptakan dengan adanya alas an berguna bagi manusia, Kau pun dapat memahami walaupun bahasa itu terdengar lirih dan pelan sekali. Atau berupa rintihan kecil sekalipun. Aku ingin memahami kitabMu karena keindahannya. Memaknai keindahan aturan dibuat untuk sebuah keselarasan. Getarku saat ini hanya karena mendengar untaian indah ayat ayatMu, semoga bisa digumamkan oleh kerongkonganku yang kaku ini. Tuhan, beri aku waktu.

Tuhanku yang Maha Kuasa,
Dengan KuasaMu, aku yakin, Kau mau memberiku kesempatan memperbaiki diriku sebelum aku kembali padaMu.
Aku bisa sakit kapan saja. Berkepanjangan dan tak Kau ijinkan obat manapun dari dokter manapun menyembuhkanku untuk jalanku kembali padaMu. Tapi aku juga yakin, Kau mampu, sangat amakt mudah bagiMU, memberikan aku kesehatan, kemapanan, keluasan, untuk dapat melihat, mengetahui, mempelajari banyak hal indah yang semakin menguatkan keyakinanku.

Tuhan,…
Doa adalah hal termudah bila itu hanya diucapkan saja tanpa makna.
Berikan aku kesungguhan. Berikan aku keyakinan, sesuatu yang sudah kau ciptakan dalam tiap diri manusia. Hanya saja…beri aku waktu untuk makin menghadirkannya dalam tiap doaku.

Beri aku kesempatan untuk bisa kembali berdoa untukMu.
Mensyukuri nikmatMu. Tuhan, beri aku kesempatan lagi. Jangan ambil nyawaku besok. Ijinkan aku hidup untuk memperbaiki ibadahku padaMu. Sebelum aku benar benar mengharapkan izrail menjemputku, dan menyongsongnya dengan senyum bahagiaku. Tuhan, ijinkan aku.
Tuhan, jangan biarkan aku mati besok.

Rabu, 15 Desember 2010

it's me...azka!!!


tanggal 13 juni 2010
subuh subuh, mamaku pipis...eh, ada gel merahnya....
apa ya? pikir mamaku...
mamaku bilang ke papaku....
kata papaku..."kenapa ya?"
apa kamu mau lahir, ya, nak? bisik mamaku pelan...

mama siap siap...minum obat cina kecil kecil...katanya biar kuat ngeden...biar gampang lahir...
jam 8 pagi kita udah di mitra bekasi barat...
katanya udah pembukaan
tapi masih pembukaan satu...
katanya, bisa sampe 24 jam lagi untuk lengkap
tapi ada juga yang cepat prosesnya...
mamaku jalan jalan
ke gelanggang olahraga
makan makan
jajan jajan
jam 10 balik ke rumah sakit lagi...
kok masih pembukaan satu aja ya?

ada dua pilihan
di rawat atau mau pulang dulu?
mamaku bilang : mau ke mall dulu...
soalnya kata mama, aku nggak punya baju...
belum beli baju...
mama ke mall

belanja belanja
gurita
popok
baju
celana pop
perlak
dikit dikit
mama bingung...
beli apa aja sih?

sampe jam setengah 2.
ada telpon dari rumah sakit...
ternyata papa belum bayar admin tadi periksa
ya ampun....malu2in....
jadi balik lagi ke rumah sakit....
eh....kok pas pipis...berdarah lagi ya?
periksa lagi...taunya udah pembukaan 2...
kata bidan yang pakai krudung -bu elin- bilang :
di ILA aja ya biar cepet?
mama bilang iya
mama juga pengen cepet liat aku
papa juga
mama di ILA
di suntik punggungnya
biar mulas
katanya paling lama 30 menit, mules hebat...
nunggu....
10 menit...
20 menit...
30 menit...
ampe sejam...mamaku bukannya mules, malah laper..
akhirnya mama makan lagi...
nggak mules sama sekali...
periksa lagi...
kata bu dokter...
coba di balon aja katanya..
papa iyain aja
mama dimasukin balon
ditambah volumenya...
ditambah lagi volumenya
dan ditambah lagi....
tapi nggak mules juga....
pembukaan tiga....jam 2an...
mama bosen nunggu di rumah sakit...kita buka kamar aja...tapi mama papa jalan jalan....
ke kafetaria
ke gym anak
liat bocah bocah lucu bereksperimen dengan alat alat olahraga mungil...
lucu lucu...
mama bilang ke papa : anak kita kayak apa ya?

jam tiga sore, balon nggak bisa nambah volume lagi
udah maksimal
harus diambil
pembukaan masih tiga
belum sampai ke 5 juga..jauh dari 10

balon diambil...
mama belum mules juga...
yang ada malah laper lagi...

bingung...
diapain lagi ya?
yang barengan mama periksanya malah udah pada tereak tereak mules...malah ada yang udah siap lahiran...
ada yang mau di caesar aja...
mama ngga mau caesar
mama takut dicaesar...
tapi...
kata dokter : kalo ngga mules sekarang ya dicoba jalan lagi aja...
mama jalan jalan lagi...
papa ngga sabar...
abis solat asar, papa bilang : caesar aja, ya?
mama langsung takut...
mama langsung mules...
wah...
waduh...
waduh...
mules...
mules tenan...

jam 3an mama ngerasa mules
mulessssss
mulessss
eh...15 menit kemudian aku lahir!!!!!
horeeeeeee!!!
it's me ! Najla Amelia Azka!!!
13 Juni 2010

Rabu, 06 Oktober 2010

Pengen deh....

Pengen deh punya rumah kost-an
3 kamar aja, minimal
di kost in ke anak bae bae
kalo bisa cewek aja
biar bisa balas budi ama bapak kost dulu
dulu,...
5 tahun lalu,
ane dapet kerja ngga deket ma rumah
tapi dah niat mandiri nggak mau ribetin ma n pa
tapi waktu itu salary training rada pas meski cuma buat harian
tapi dah niat
dah gawe
dah ga boleh minta mama papa
tapi....
sempet pesimis, begitu tahu, harga kontrakan, kosong, yg layak, setengah gaji training
blum kudu beli kasur lemari bantal, dll....hggggg.....
untungnya...ketemu ma kakek baik hati
punya kost an sederhana
kamarnya emang seperempat kamar di rumah
bayangin, 2x2m!
tapi udah ada kasur n tempat tidur
ada lemarinya, lemari kecil, sederhana dengan kaca
kamar mandi dalam
ada banyak kamar kost ternyata
dan hanya untuk wanita
harganya? hanya seperempat harga kontrakan yang layak
atau
paling nggak setengah dari kontrakan standard...
allhamdulillah

Sabtu, 15 Mei 2010

Apapun…nikmati hidup….Allah suka orang bersyukur.


ALhamdulilah, setelah terapi 3 hari pematangan paru bayi, gue dinyatakan membaik dan boleh bedrest di rumah.

Gue pulaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang !!!!!
Senangnyaaaaa..............gue udah bosen ama infusan...hehehe....


Gue sekarang masih bedrest, tapi udah di rumah, dah gag pake infusan, dah gag pake suntik suntik….senangnyaa……..
Gue emang belum sehat 100 persen kata dokter…tapi buat gue, kondisi gue jauh membaik di rumah…hehehe…bisa maen game online sepuasnya…..bisa puas puasin dengerin lagu slank, hehehe, tetep…..
Yah, pokoknya, gue dalam masa pemulihan.
Satu yang pasti, sehat itu mahal. Sehat itu menyenangkan.
Tapi sakit juga harus disyukuri karena membawa kesadaran untuk menjadi lebih baik.
Apapun…nikmati hidup….Allah suka orang bersyukur.

Hikmah ketiga dari sakit : Manusia punya KETERBATASAN !!!




Alhamdulillah gue sembuh dari gejala typhus.

Tapi…
Gue, emang kadang suka nggak ngukur kondisi…..dasarnya emang nggak betah diem. Apalagi di kantor lagi banjir order. Gue seneng. Banyak gerak. Aktif, Pecicilan. Anak gue juga ikutan aktif. Gue piker nggak papa dia nendang nendang. Toh bapake juga taekwondo an kan ya? Maenannya nendang…mungkin aja turunan…
Eh, tau tau….ketuban gue rembes…..
Ada tendangan yang bikin dinding atas gue bocor……aih….kayak panci kok ya? Pake acara bocor. Gue pikir nggak terlalu ribet. Tapi, demi melihat tampang bidan yang meriksa gag ada tampang bercandanya….tersadarlah gue, kesombongan and kepedean gue tentang kondisi badan gue….ternyata nothing kalo harus ngelawan calon anak gue sendiri.
Gue dinyatakan PKD. Pecah Ketuban Dini. Itu kondisi nggak bagus. Nggak sehat. Sakit. Sakit lagi deh gue….

Tergeletak nggak berdaya deh gue. Kali ini gue kalah telak ama baby gue…BEDREST.

Walaupun kali ini gue di RSIA yang katanya berkualitas…tetep aja gue nggak bias ngelak dari yang namanya infusan n suntikan. Mana harus tetep baring kanan nggak boleh baring kiri, cos robekan ka n ada di bagian kiri atas.

Akhirnya 4 hari 3 malam diklinik, gue Cuma bisa tidur….tidur….n tiduuuuuuuuuuuuuuuur. Berasa jadi garlfield deh gue…makan, bobo, makan, bobo…… Untung aja ada yang namanya internet mobile. Kalo gag , gue keabisan gaya kalo tidur doang…untung aja ada Om Google and Mbak Febe…..Jadi, bisa on line…online….

Seneng banget ama yang namanya net (terutama yang berawalan KOR……hehehe….selama sakit gue ngabisin banyak kornet, lhoh!! Gag tau kenapa, tiba2 gue keranjingan makan kornet pas dirawat….sehari bisa 3 kaleng!)

Hikmah pertama dalam sakit : SAYA HARUS BELAJAR PASRAH




Separah apapun ketakutan saya ama jarum suntik, tetep aja harus kena suntik. diinfus pula !!!!

Selama 2 hari saya di klinik. Sehari makan 3 kali, bubur oatmeal, bubur ayam, bubur kacang ijo….bubur terus. Jam nya juga selalu jam segitu. Jam 7 pagi, jam 12, jam 3, and jam 8 malam. Dilanjutin sama obat2an yang sama.

Hikmah kedua dalam sakit : SAYA HARUS BELAJAR DISIPLIN TERHADAP RUTINITAS.